Warganet Singgung Penjualan Indosat dan BLBI ketika Roy Suryo Unggah Soal Bandara Kualanamu

Jakarta, rmbooks.id – Negara sedang jualan aset, terakhir dibuktikan dengan polemik penjualan Bandara Kualanamu di Medan ke pihak asing.

Adalah Menteri Olahraga Era SBY, Roy Suryo melalui akun Twitternya @KRMTRoySuryo2 pun mengangkat isu tersebut. Tweetnya pun langsung dibanjiri komentar.

Warganet mengaitkan isu penjualan Bandara Kualanamu itu dengan sejarah penjualan PT Indosat dan kasus BLBI dimasa kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Dalam cuitannya Roy Suryo mengungkapkan bahwa pada 2014 silam Indonesia bangga dengan bandara termodern yang dibangun di Medan, Sumatera Utara.

Bandara Kualanamu itu diproyeksikan akan bersaing dengan Bandara Changi, Singapura. Namun kebanggaan itu seketika sirna menyusul penjualan 49 persen saham Bandara Kualanamu ke pihak asing.

Pihak asing itu adalah GMR Airport International selaku Global Airport Operator yang berbasis di New Delhi, India.

“Th 2014, Indonesia Bangga dgn Bandara termodern di Medan yg diproyeksikan bersaing dgn Changi, Singapura. Tetapi kini dgn entengnya “dijual” 25th ke India, Belum besok2 Bandara2 lainnya (Kertajati & Purbalingga)? Anak2 cucu kita dpt apa? Malu, Mangkrak, Meroket (Hutangnya),” tulis Roy Suryo.

Cuitan itu langsung direspon netizen. Sebagian besar para pengguna media sosial Twitter menyayangkan penjualan saham tersebut ke pihak asing.

“Bandara yg merupakan pintu masuk dan keluarnya akses dari satu negara mau dijual ke negara lain, ini sih bukan hanya kebodohan tapi sdh merusak harga diri satu bangsa, keliatan nya rezim ini telah gagal jalankan mandat dan hrs segera diakhiri,” tulis akun @RianRD3.

Netizen lainnya malah mengaitkan penjualan Bandara Kualanamu itu dengan penjualan Indosat dan BLBI.

“Emak nya cuman berkuasa 2tahun tapi bisa jual indosat dan pengampunan blbi, kini petugas partai nya berkuasa lebih lama 7tahun, yg 2 tahun aja begono apalg yg ini…ambyar……,” kata pemilik akun @GumerTjs.

Untuk diketahui, GMR Airport International selaku Global Airport Operator berbasis di New Delhi, India menjadi pemenang tender Strategic Partnership Kualanamu International Airport dengan masa pengelolaan 25 tahun.

Hal ini tertuang dalam acara Awarding Ceremony Strategic Partnership Kualanamu International Airport, Selasa 23 November 2021n lalu di Ballroom Kementerian BUMN Lantai 21, Jakarta Pusat